Minggu, 12 Mei 2013

Furnace (Ruang Bakar) dan Cyclone

Furnace

Furnace yang berfungsi sebagai tempat terjadinya pembakaran bahanbakar. Komponen yang terdapat di Furnace: Wall tube, Panel Evaporator, Panel Superheater.

Merupakan suatu ruangan tempat terjadinya pembakaran. Bagian bawah dari furnace adalah tempat pasir dan distributor water cooled air disusun pada bagian bawah dengan Nozzle udara diatasnya. Batu bara dan batu kapur dicampur terlebih dahulu dan kemudian diumpankan kedalam ruang pembakaran dengan coal feeder. Pada coal feeder di furnace, dibuat udara untuk penyebaran batu bara. Pembakaran berjalan dibawah kondisi kecepatan tinggi dari udara terfluidisasi dan suhu diatur pada 800 1000C.

Furnace terdiri dari bagian-bagian water cooled chamber, sementara plat distribusi water cooled air tersusun dari plat baja yang dilas bersamaan, dan ada lubang kecil pada plat untuk menempatkan nozzle udara. Furnace boiler terdiri dari sirkuit sirkulasi air dibagian kiri, kanan, depan dan belakang furnace. Steam riser terbuat dari pipa. Downcomer terbuat dari pipa yang menyalurkan air ke water wall dan bottom header.

Proses pembakaran dalam Furnace



  
Coal dan limestone dimasukkan ke dalam Furnace, serta fluidizing air / primary air dari air plenum melalui nozzle grate. Tekanan primary air menyebabkan bed material melayang dibagian bawah furnace.

Aliran udara turbulen menyebabkan coal cepat bercampur dengan limestone secara merata dengan bed material. Fluidizing air/primary air danbed temperatur menyebabkan material terbakar dan sirkulasi.
  
Material Batubara yang telah terbakar semakin lama naik ke bagianupper furnace karena massanya berkurang kemudian masuk cyclone melalui transition piece. Sebelum masuk ke cyclone batubara menabrak vortex vendor sehingga flue gas dan fly ash terpisah dari material.
  
Material solid berputar menuju cyclone outlet cone dengan bantuan udara dari fuidizing air blower menuju seal pot dan diinjeksikan kembali kefurnace melalui seal pot return duct.


Cyclone

Cyclone yang berfungsi untuk memisahkan batubara yang belum terbakardengan abu (ash) sisa pembakaran dan mengembalikannya ke Furnace.Komponen utama Cyclone: Cyclone, SealPot, Seal Pot Duct.

Cyclone digunakan sebagai umpan balik pasir yang dialirkan kembali ke dalam furnace flue gas yang dibawa pasir dari furnace dapat juga sebagai pemanas awal air demin yang ada dalam economizer. Pada cyclone dialirkan juga primary air heater untuk mendorong pasir turun ke dalam furnace.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar